Posted in Diary Cuap Cuap

Dialah sang Jolang.. Jomblo Petualang :D

Namanya Awal Kurniawan. Saya dan teman-teman biasa memanggilnya Awa’, kak Awal, Daeng Awal, Awalone, Om Awal, atau mungkin sudah ada yg menyebutnya ‘ayah’.. hahahha 😀
Beliau adalah teman sekolah saya semasa SD dulu dan ALHAMDULILLAH sampai sekarang kami masih temenan.

Aktifitas beliau sekarang, nggg… setahu saya, ia lagi berjuang untuk menyelesaikan thesis di Unhas, masih aktif juga di kampus pertamanya di UIN, aktif di berbagai komunitas, ngg.. Apalagi yah?
Sifatnya?? Jangan tanya saya deh.. Ketemu aja langsung ma orangnya, hehehhe…  Yang jelas, beliau banyak membantu saya, banyaaaakk banget.. baik yah orangnya ??  🙂 Continue reading “Dialah sang Jolang.. Jomblo Petualang :D”

Posted in CerpenKu

#KisahSekepingHati

Bila itu takdir, maka kita akan bertemu lagi

Ya, bertemu… sama seperti waktu itu

Namanya Kak Ian, lengkapnya Rian Prayuda. Sosok pria yang kukenal dalam sebuah event dua tahun lalu. Kala itu, aku mendaftarkan diri sebagai peserta sedangkan ia terlibat sebagai panitia. Saat pertama kali melihatnya, ia mengingatkanku pada seorang kawan lama yang hingga saat ini tak pernah lagi kudengar kabarnya, Rafa. Ya, seorang kawan lama yang pernah mengisi hari-hariku.
Tak kusangka gayung bersambut. Sebuah message yang kusampaikan pada Kak Ian lewat akun FB, yang berisi foto dirinya saat kepanitiaan, dibalasnya. Dari situ lah awal aku mengenal Kak Ian. Karena saat event berlangsung, aku sama sekali tak pernah berbicara dengannya. Meskipun begitu, aku tak berani mengenalnya lebih jauh. Chatbox itu hanya berisi fotonya dan ucapan terima kasih darinya. Hanya itu.

Setahun berlalu,  event yang sama diadakan kembali. Tadinya aku ingin mendaftarkan diri sebagai peserta untuk kedua kalinya. Namun, seniorku, Mira, mengajakku untuk bergabung sebagai panitia.
“tahun lalu kamu udah daftar jadi peserta kan Kirana? Gimana kalau tahun ini kamu daftar jadi panitia saja?” ujarnya.

“hmm.. boleh juga tuh kak. Lumayan buat nambah pengalaman,” jawabku menyetujui sarannya.

Akhirnya kudaftarkan diriku sebagai panitia event itu.

Beberapa hari kemudian, sebuah SMS kuterima. Silahkan hadir pada hari Ahad sore untuk mengikuti rapat perdana. Begitulah kira-kira isi pesannya. Ternyata permintaanku sebagai panitia diterima. Segera kuhubungi kak Mira untuk memastikan apakah beliau mendapatkan pesan yang sama. Dan benar saja, kak Mira juga lulus seleksi. Sayangnya, beliau tak bisa hadir hari itu. Ia masih berada di luar kota. Continue reading “#KisahSekepingHati”

Posted in Diary Cuap Cuap

My First Met With Her

Pagi ini (10/02/2015), ALLAH kembali menguji niatku untuk bertemu dengan Relawan Kelas Inspirasi dari luar kota. Setelah dulu gagal bertemu dengan Kak Fia (KI Polman) dan Kak Ikes (KI Sulsel), kini giliran Kak Khaera (KI Majene) yang ingin saya temui. Berdasarkan kesepakatan semalam, jam 06.05 pagi, saya pergi ke rumah tempat kak Khaera menginap.

Namun tak disangka, di tengah perjalanan, Si Alvin (sepeda) berulah. Bannya kempes di sekitaran BTN Ampi. Masih ada ratusan meter lagi utk sampai ke BTN Batulaya di sekitaran Kantor Kelurahan Karema.

“Huaaahh,, kenapa sekarang?” jeritku dalam hati.

Ya, sepagi ini belum ada satupun bengkel yang buka. Kejadian tahun lalu pun seketika terngiang di kepala. Ban sepedaku pernah bocor di daerah sana dan saya harus menggotong sepeda hingga menemukan bengkel yang menyediakan ban sepeda. Maklum, di kota ini masih jarang bengkel yang menyediakan perlengkapan sepeda. Continue reading “My First Met With Her”

Posted in Jalan-Jalan Yuk

XPDC ke Hutan Mangrove

Sabtu kemarin (31 Jan 2015) , saya dan teman-teman relawan KI Mmj#2 berencana mengunjungi tempat wisata Hutan Mangrove di daerah Tadui. Ide ini tetiba tercetus gegara kami batal ceklok ke sekolah akibat hujan yang tak kunjung reda. Ya, sembari mempererat tali silaturahim, semangat pun sepertinya harus di re-charge. Mulailah disusun  rencana dari siapa yang bisa pergi, kendaraan apa yang akan digunakan sampai pada menu utama yang nantinya akan disantap. Bereslah sudah.

Ahad pagi (1 Feb 2015), sekitar jam 10.00 WITA, kami berkumpul di meeting point yang telah ditentukan. Satu persatu teman relawan dijemput. K’Maulana sekeluarga, k’Shandy, k’Slamet, k’Sri, k’Tika, k’Zackya, dan saya. Hmm.. komplit sudah member yang ikut. Oke.. Let’s Go!! Berangkatlah kami.Untitled 1

Namun tak disangka tak diduga, di daerah Trans, ban motor yang saya dan k’Zackya kenakan bocor. Dan itu motor k’Slamet (maafkan kami kak TT-TT). Hampir satu jam lebih motor itu di bengkel. K’Tika dan k’Sri memutuskan untuk melaju lebih dulu. K’Maulana sekeluarga sudah di Bone-Bone. Sementara saya dan k’Zackya memilih untuk menunggu motor itu selesai dioperasi di bengkel. Hmm… cukup lama. K’Slamet menyuruh kami untuk menyusul yang lain. Sempat bingung. Kami nggak tau jalan menuju hutan mangrove.
Untitled 3 Yah, kalaupun kami nyasar, nanti juga bakalan ketahuan, Hahhaha.. Motor pun kembali melaju. Kali ini kami memakai motor k’Shandy. And finally, we meet again. Continue reading “XPDC ke Hutan Mangrove”