Posted in Diary Cuap Cuap

Aku bisa.. Aku pasti bisaaaaa …

Rasa penasaran itu terjawab.. Finally, saya berhasil memisahkan kelapa dari batok nya. Apaaa?? Misahin batok dari daging kelapanya kok bangga??
Ya, mungkin ini hal yang sepele bagi orang lain. Tapi bagi saya, ini hal yg emejing. Ini pertama kalinya saya mencoba. Awalnya gegara lihat si adik mencoba, saya jadi gemes buat nyoba juga. Dan ini hasilnya, Sukses mecahin batok plus daging2 kelapanya,, hahahhaa

Aviary Photo_130663835787218008

Nyerah?? Tentu tidak.. justru ketagihan. Pengen nyoba terus sampai hasilnya lumayan baik.. Hanya saja karena masih pemula, butuh waktu lama. Si Adik aja sampai negur, “Woy,itu cuma satu biji.. mau berapa jam ngupasnya!!”
dan akhirnya.. tadaaaaaa…Aviary Photo_130663835501875340

Lumayan lah buat pemula,, meskipun masih banyak baret dimana2,, hahaha
Yaa, meski ini bukanlah sesuatu yang special… setidaknya bolehlah menyimpan rasa BANGGA bahwa saya TELAH BERUSAHA dan BELAJAR, daripada nggak ada pergerakan sama sekali, yah kan?? 😀

Advertisements
Posted in Diary Cuap Cuap

Laki-Laki Pintar Masak, Why Not ??

Ya, tulisan ini terinspirasi dari seorang teman. Saat itu, tanpa sengaja, saya memergoki beliau lagi asyik masak di dapur saat saya berkunjung ke rumahnya. Kagum. Baru kali ini saya melihat langsung laki-laki masak di dapur.

Sebenarnya, ini bukan hal yang “wah” banget sih. Justru ini sebuah tuntutan yang wajar ketika kamu tinggal sendirian.  Segala sesuatunya harus bisa kamu lakukan sendiri. Nyapu, nyuci, hingga nyiapin makanan. Tapi terlihat berbeda ketika yang melakukan semua itu adalah kaum Adam. Apalagi kalau yang melihat tergolong kaum yang nggak pandai masak, termasuk saya. hehehe 😀

Sudah menjadi pemandangan yang tidak asing kalau laki-laki pandai memasak.  Kamu pasti sering melihat yang berprofesi sebagai chef di hotel dan restoran terkenal adalah laki-laki. Lantas, para kaum hawa kemana?? Kok jarang yang berprofesi sebagai chef?? Ya, mungkin seiring perkembangan zaman, dan boomingnya kata “emansipasi wanita”, para kaum hawa lebih tertarik terjun ke dunia kerja dibanding dunia dapur. Padahal yang dituntut pandai memasak justru perempuan. Bahkan terkadang itu menjadi salah satu syarat menjadi istri yang baik.. hehe Continue reading “Laki-Laki Pintar Masak, Why Not ??”

Posted in Tips & Trik

Manajemen Finansial ala @NengMiny

“tuh Miny bisa ji mungkin,”

“ ah, nggak..nggak.. nda pintarKa mengatur keuangan,”

“berarti nda bisaKi  jadi istri itu donk, ka nda pintarKi atur keuangan,”

Ya, itulah percakapan kecil saya dan seorang teman saat diskusi semalam. Memang benar bahwa saya kurang pandai dalam mengatur keuangan, khususnya yang melibatkan uang orang lain. Saat menjadi bendahara tahun lalu, saya sempat keteteran mengurusi keuangan yang ada.

Tapi anehnya, untuk mengurus keuangan pribadi, yaaahhh.. terbilang lumayan lah. Pengalaman menjadi anak kost selama 5 tahun yang mendapatkan uang bulanan yang jauh dari kata cukup, menjadikan saya harus pandai-pandai mengatur keuangan yang dimiliki. Caranya??
Nih saya kasih tahu sedikit rahasia saya dalam mengatuUang-saku-Anakr keuangan pribadi

1. Infaq/Sedekah

Kamu mungkin sering dengar bahwa sedekah tidak menjadikan hartanya berkurang, tapi justru akan bertambah.     Percayalah bahwa itu benar adanya.

Dalam surat Al-Baqarah [2]: 261 disebutkan, bahwa barangsiapa menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus butir. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dari satu butir menjadi 700 butir. MasyaAllah. Banyak khan ganjarannya?

Maka dari itu, cobalah bersedekah meskipun dalam keadaan sempit dan perbaiki niat karena Allah semata. insyaAllah, kamu akan merasakan dahsyatnya bersedekah

2. Emergency Finance

Ini penting. Karena kita tidak tahu kejadian apa yang akan menimpa kita kedepannya. Sisihkanlah sebagian untuk hal-hal yang tidak terduga yang mungkin membutuhkan biaya.

3. Tabungan

Kamu tetap harus menabung untuk keperluan masa depan kamu. Sedikit pun tak mengapa. Toh lama kelamaan bisa jadi bukit. Paling tidak, lumayan lah buat uang pannaik *eh

4. Investasi

Investasi itu bukan hanya untuk yang berjiwa wirausaha. Kamu yang tak tertarik dengan bisnis pun sewaktu-waktu akan membutuhkannya. Ini untuk menjaga agar uang yang kamu punya tetap berputar dan berpenghasilan

5. Kebutuhan sehari-hari

Sudah hal yang wajib untuk memenuhi yang satu ini. Dan usahakan yang termasuk dalam golongan ini adalah hal-hal yang sudah bisa kamu perkirakan jumlahnya atau biaya tiap bulannya itu tetap  seperti biaya makan, biaya listrik, air, pulsa, dan lain-lain

6. Last but not least, Shoping

Selain kebutuhan sehari-hari, terkadang kita butuh barang yang bersifat sekunder atau tersier. Belanja juga perlu,, asal sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai biaya belanjaan kamu lebih tinggi dari kebutuhan sehari-hari kamu.

Semoga bermanfaat guys!!

Posted in Diary Cuap Cuap

365days ChallengeToChange

Day1 : Meet up with volunteer KI mamuju#2. Ketemu temen-temen baru, hmmm.. senangnya tuh disiniiii *nunjukKeHati J

Day2 : First time ngegulung Roll cake,, alhasil dua kue gagal sekaligus.. pengen nyoba lagi, tapi takut ngabisin jatah tepung emak, hahaha

Day3 : Tiba di Kota Daeng, tapi malamnya langsung ke Belopa.. Tepos nih lama2…

Day4 : Hadir di akadnya Mitha Orator07,, telat sih,, tapi setidaknya bisa makanG-makanG*eh. Dan pulang2,, dapat palekko sepiring di Sidrap *nomnom*

Day5 :  Istirahat total dirumah,, badan remuk euy… nggak bisa moveOn dr tempat tidur. Lagipula hujannya awet… *zzzz*

Day6 : Quality Time with Cousin,, Pulang2 dapat pencerahan 😀

Day7 : Nyari pesanan emak,, dan ternyata pesanannya sekarung dan berat… fiuuhh

Day8 : Pinrang accident,, terpaksa nginep di Polres pinrang.. dan baru tiba esok hari

Day9 : ngantor jam 08.30 pagi,, pulang kerumah 22.30 malam..

Day10: bangun pagi2, ambil gambar, kerja tiri’, belajar buat blog… tadaaaaa

Posted in Diary Cuap Cuap

karena Pete-pete punya cerita

Angkot.. siapa sih yang nggak kenal? di Makassar, angkot terkenal dengan nama Pete-pete. Semenjak kuliah, satu-satunya kendaraan yang paling sering saya gunakan hanyalah pete-pete ini. Kalo pun saya naik motor, ojek atau bentor, itu karena nggak ada satupun pete-pete yang lewat di tempat yang saya tuju. Atau mungkin ada seseorang yang berbaik hati memberikan tumpangan,, hehe..

Ada banyak hal IMG_11272014_075556menarik yang bisa kamu temui di pete-pete. Pertama, kamu bisa menikmati pemandangan kota yang terhampar sepanjang jalan. Ditemani angin sepoi-sepoi dan asap kendaraan dari balik jendela, kamu bisa perhatiin bangunan-bangunannya, kendaraan yang lalu-lalang hingga yang kena tilang, atau orang-orang yang menjadikan jalanan sebagai tempat mereka mencari nafkah.

Yang kedua, kamu bisa ketemu dengan orang-orang yang berbeda tiap harinya. Beruntung kamu bisa dapat kenalan baru atau gebetan *eh. Biasanya kalo berangkat pagi-pagi, kamu bisa ketemu ama orang kantoran, anak sekolah, anak kuliahan atau ibu-ibu rumah tangga yang tujuannya ke pasar. Ada yang berwajah cerah ceria dan sumringah hingga bermuka kusut dan mengantuk akibat begadang semalaman. Ada yang ngemut roti karena nggak sempat sarapan, atau mungkin yang nggak sempet dandan. Ada yang rempong dengan barang bawaannya, atau mungkin dengan anak-anaknya. Macam-macam deh.

Hal lainnya, ujian kesabaran. Di pete-pete, kesabaran kamu diuji bro. Sabar ketika kamu sedang buru-buru tapi si abang sopir lama banget ngetem alias nunggu penumpang. Sabar ketika kamu dapat kebagian tempat duduk paling dikit dan terhimpit pula oleh penumpang di kanan kiri kamu. Sabar ketika lagi macet-macetnya sementara hawa panasnya cetar membahana hingga keringat kamu bercucuran ditambah jendelanya sama sekali nggak bisa kebuka *arrghh. Sabar ketika kamu duduk deket speaker sementara abang sopir nyetel musik keras-keras. Sabar ketika orang yang duduk di sebelah kamu lagi ngerokok dan itu mengharuskan kamu buat acting batuk-batuk biar dia sadar klo itu mengganggu, tapi dianya malah nggak peka. Sabar ketika abang sopirnya ngebut. Sabar ketika pete-petenya mogok. Sabar karena di PHP ama abang sopir hingga kamu harus berganti pete-pete di tengah jalan sebelum kamu nyampe ditujuan.

Yah, apapun bisa terjadi. Karena pete-pete selalu punya cerita.